BEKASI – Puluhan anak yatim piatu, baru-baru ini, berbondong datang Polres Metro Bekasi. Kedatang mereka bukan untuk berdemo atau lainnya, tapi untuk menerima santunan dari Polres Metro Bekasi dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 62.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Masguntur Laope mengatakan, setiap anak yatim mendapat santunan seperangkat peralatan sekolah dan sejumlah uang. Santunan itu, sebagai salah satu bentuk kepedulian Polres Metro Bekasi terhadap anak yatim yang membutuhkan uluran tangan untuk sedikit meringankan beban mereka.
Polres Metro Bekasi juga menyerahkan kebutuhan pokok atau Sembako berisi beras, minyak goreng, kecap, mi instan, makanan kering kepada puluhan warga kurang mampu dan aksi serupa akan dilakukan tahun mendatang. "Saya tidak perlu menyebut berapa jumlah uang yang diberikan, tapi rasa kebersamaan yang paling penting," kata Masguntur Laope, pekan lalu.
Dalam menyambut HUT ke-62 Bhayangkara, Polres Metro Bekasi bekerjasama dengan petugas medis Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi melakukan donor darah. Menurutnya, sudah menjadi tradisi setiap menjelang hari jadi kepolisian, anggota mendonorkan darahnya masing-masing sebanyak 250 CC, kemudian melalui tim medis PMI disumbangkan kepada masyarakat yang memerlukan transfusi darah.
Dalam aksi sosial itu, Kombes Masguntur Laope menjadi orang pertama dijajarannya yang mendonorkan darahnya, kemudian dikuti oleh ratusan anggotanya. Menyinggung soal kinerja anggotanya, beliau mengatakan, di usia yang ke-62 nanti, polisi harus lebih profesional di bidangnya masing-masing dan mampu mengemban tugas dengan baik.
"Polisi harus bekerja profesional dan mampu meminimalisir tindak kriminal serta menciptakan rasa aman suatu wilayah demi kenyamanan masyarakat beraktivitas, meski wilayah Bekasi dalam kondisi aman," tegasnya. Namun, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggungjawab polisi, tetapi peranserta masyarakat juga dibutuhkan untuk bersama-sama dengan petugas dalam upaya mengantisipasi tindak kejahatan. sanjaya h. siahaan
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Masguntur Laope mengatakan, setiap anak yatim mendapat santunan seperangkat peralatan sekolah dan sejumlah uang. Santunan itu, sebagai salah satu bentuk kepedulian Polres Metro Bekasi terhadap anak yatim yang membutuhkan uluran tangan untuk sedikit meringankan beban mereka.
Polres Metro Bekasi juga menyerahkan kebutuhan pokok atau Sembako berisi beras, minyak goreng, kecap, mi instan, makanan kering kepada puluhan warga kurang mampu dan aksi serupa akan dilakukan tahun mendatang. "Saya tidak perlu menyebut berapa jumlah uang yang diberikan, tapi rasa kebersamaan yang paling penting," kata Masguntur Laope, pekan lalu.
Dalam menyambut HUT ke-62 Bhayangkara, Polres Metro Bekasi bekerjasama dengan petugas medis Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi melakukan donor darah. Menurutnya, sudah menjadi tradisi setiap menjelang hari jadi kepolisian, anggota mendonorkan darahnya masing-masing sebanyak 250 CC, kemudian melalui tim medis PMI disumbangkan kepada masyarakat yang memerlukan transfusi darah.
Dalam aksi sosial itu, Kombes Masguntur Laope menjadi orang pertama dijajarannya yang mendonorkan darahnya, kemudian dikuti oleh ratusan anggotanya. Menyinggung soal kinerja anggotanya, beliau mengatakan, di usia yang ke-62 nanti, polisi harus lebih profesional di bidangnya masing-masing dan mampu mengemban tugas dengan baik.
"Polisi harus bekerja profesional dan mampu meminimalisir tindak kriminal serta menciptakan rasa aman suatu wilayah demi kenyamanan masyarakat beraktivitas, meski wilayah Bekasi dalam kondisi aman," tegasnya. Namun, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggungjawab polisi, tetapi peranserta masyarakat juga dibutuhkan untuk bersama-sama dengan petugas dalam upaya mengantisipasi tindak kejahatan. sanjaya h. siahaan


0 komentar:
Poskan Komentar